Thursday, May 7, 2015

Tentang Saya


Hai my friends, selamat datang di blog saya,

Nama saya Putu Alvin Andrianto Perenata sering di panggil Alvin saya bersekolah di SMPN 9 Denpasar. Saya mengenal dunia IT sejak kelas 3 SD dan dalam dunia IT ini saya merasakan sesuatu yang menyenangkan,, membuat saya penasaran sehingga memutuskan masuk ke klub IT di sekolah  yang bernama SIC ( Spensya IT Community).
Kali ini saya ingin mencoba mengasah kemampuan IT di bidang blog dengan mengikuti ajang Presslist 6 di SMAN 3 Denpasar.

Pada  blog saya kali ini yang bertema tentang "STOP ROKOK DEMI HIDUPMU" yang bertujuan untuk mengajak generasi muda untuk menjauhi rokok sejak dini, mari kita perdalam tentang bahaya  rokok, dampak negatif dari rokok tersebut bagi kesehatan manusia supaya pembaca bisa mengerti seberapa bahayanya rokok.


Selamat membaca kawan :)

Tentang Madyapadma



Hai teman  nama saya Alvin Andrianto biasa di panggil Alvin Kali ini saya akan membahas tentang Madyapadma. saya mngikuti lomba di SMAN 3 Denpasar karena saya ingin menambah pngalaman di bidang blog

Menurut saya Madyapadma adalah suatu komunitas jurnalistik semacam ekstrakurikuler yang ada di SMAN 3 Denpasar. Madyapadma sering di singkat dengan sebutan MP. Madyapadma artinya Teratai yang berada di tengah kolam. Jika diibaratkan para siswa yang tergabung dalam Madyapadma selalu berada di depan walau bagaimanapun keadaannya. Sama seperti. bunga teratai yang selalu berada di permukaan, walaupun berada di air keruh, jernih, kotor, maupun di air bersih. Madyapadma merupakan ekstrakurikuler terbesar dan terbanyak menyumbangkan piala di SMAN 3 Denpasar.

Madyapadma selalu mengadakan berbagai event diantaranya: Pelatihan Blog, Peluncuran buku-buku karya anak Madyapadma, Madyapadma Sineas Award, dan masih banyak lagi yang akan menjadi ajang-ajang event lainnya.
Madyapadma yang merupakan ekstra yang paling bergengsi di SMAN 3 Denpasar memiliki berbagai divisi anatara lain: Divisi Film, Divisi Radio, Divisi Online, Divisi Redaksi, Divisi Photography, Divisi Karikatur, dll.
Madyapadma pernah menerima penghargaan di bidang lingkungan tingkat nasional yaitu Tunas Kehati Lestari dari Yayasan Kehati yang didirikan oleh mantan Mentri Lingkungan Hidup, Emil Salim. Penghargaan ini di berikan karena konsistensi, Inovasi, daya kreatifitas Madyapadma yang selama delapan tahun berkiprah di bidang lingkungan.

Program-program lingkungan itu antara lain: 27 Proyek penelitian, publikasi 10 buku, sembilan film dokumenter, tiga Ekspedisi lingkungan yaitu Ekpedisi Nusa Penida (2008), Ekspedisi Mangrove (2010) , Ekspedisi Benteng Selatan Tsunami Bali (2011). Selain itu Madyapadma juga menyelenggarakan dan mengelola siaran rutin tentang lingkungan di radio komunitas ‘Voice of Trisma’, Televisi Online yaitu MPTV Online, Web Madyapadma-online.com, koran dinding, Madyapadma news (koran), majalah wisata jurnalistik yang rutin tiap tahun diadakan terkait lingkungan serta tulisan-tulisan lingkungan di media umum.

Awalnya saya berpikir bahwa kegiatan Madyapadma akan sama dengan yang bisanya dilakukan oleh jurnalistik SMA lainya ternyata mereka sama dengan jurnalistik yang dilakukan oleh mahasiswa karena saya melihat dari sudut pandang cara bicaranya berstruktur, cerdas dan aktif dan konsisten di bidang lingkungan.

Madyapadma setiap minggunya secara rutin menerbitkan koran dinding (kording). Bahkan tak jarang mengikuti lomba-lomba kording dan mading, menulis berbagai artikel dan lain-lain. Madyapadma sering memperoleh juara. Selain itu tiap tahunnya Madyapadma mencetak dan medistribusikan majalah Madyapadma baik untuk kalangan sendiri juga disebarkan di beberapa perpustakaan, SMA-SMA di Bali dan Perpustakaan Daerah.


Madyapadma sering mengikuti kegiatan dibidang perfilman, televisi, radio, bahkan online. Buktinya ada Madyapadma Television (MPTV) yang rutin di tayangkan ketika ada event-event di SMAN 3 Denpasar. Kemudian Voice of Trisma (VoT) sebagai radio komunitas trisma yang siarannya asik di dengar. Madyapadma telah menghasilkan puluhan film, bahkan lolos di berbagai ajang film bergengsi di Indonesia.

Pada tahun 2011 yang lalu, Madyapadma juga telah meluncurkan MPTV Online yang dapat diakses dalam situs www.blogtv.com/people/mptv-online. Yang Pasti acaranya menarik dan seru untuk ditonton. Disamping TV Online, Komunitas Radio Trisma telah berkembang menjadi VOT Online dan Radio Streaming Online ini sudah bisa diakses di http://www.blogtv.com/people/voiceoftrisma107

Madyapadma juga memiliki grup media social di facebook dengan nama Madyapadma Trisma Journalistic Park sebagai tempat berkumpulnya para anggota Madyapadma, tempat berbagi info terkini tentang jurnalis, event-event yang diadakan, tempat sharing (foto, video, poster, artikel), tempat curhat, mengirim komentar, menanggapi komentar, bahkan bagi alumni bisa di manfaatkan sebagai ajang temu kangen untuk mengadakan reuni antar sesama anggota Madyapadma dan lain-lain.

Madyapadma juga mempunya twitter yang fungsinya mungkin cenderung sama dengan facebook yaitu dan juga Madyapadma juga sering ngebahas film-film yang udah mau relase ataupun yang belum relase salah satunya yang terakhir di post adalah film 3600 Detik. Isinya lengkap sampai Produser, Sutradara, Penulis, Pemeran, dan Tanggal Edar juga dimuat dalam artikelnya yang bernama persahabatan terhimpit detik. Kalau dilihat-lihat di website mereka http://www.madyapadma-online.com/ngebahas tentang pengumuman lomba, Ketentuan yang berlaku, Hasil penilaian juga di tulis di artikel-artikel yang ada di website Madyapadma Online. Ada salah satu artikelnya yang unik yang berjudul Paksaan Bazzar. Setelah saya baca artikel Madyapadma tentang paksaan bazzar ini saya mulai mengingat kejadian beberapa hari yang lalu. Ketika teman saya menawarkan bazzar dengan maksa dan ngotot. Saya hampir bertengkar dengan teman saya cuman gara-gara sebuah potongan bazzar. Kenapa saya tidak membeli bazzar teman saya ?. Alasan pertama karena tujuan dari bazzar itu jelas, Alasan kedua karena harga yang ditawarkan lebih mahal dari harga aslinya. Menurut saya lebih baik datang aja langsung saja dating kerumah makan yang bersangkutan lebih murah dan tujuannya jelas.

Saya juga sempat membaca artikel di Madyapadma Online yang berjudul Berlomba Sambil Berwisata ternyata itu biografi tentang Putu Devi Casthio Sutanegara. Memang pertama melihat artikel itu kayanya asing di telinga saya tetapi setelah membaca artikel di Madyapadma Online saya menjadi lebih tau lagi tentang hal-hal yang baru. Setelah saya membaca artikel yang bernama Berlomba Sambil Berwisata ternyata Dengan bakatnya dibidang musik, Devi dapat memberikan berbagai prestasi untuk Trisma. “Musik itu bagian hidupku,” ujar kelahiran 23 Mei 1998 ini.

Saat aku browsing di Google dengan keyword Madyapadma ternyata banyak siswa maupun siwsi dan alumni yang menuliskan banyak artikel tentang Madyapadma dan saat itu pula saya berpikir bahwa banyak juga anak-anak SMAN 3 Denpasar yang menjadi blogger. Contoh artikel yang di buat sama anak-anak SMAN 3 Denpasar adalah





Sebenarnya masih banyak blog anak-anak SMAN 3 Denpasar jika saya sebutkan semua bisa penuh artikel saya dengan URL Link Blog anak-anak SMAN 3 Denpasar karena saking banyaknya saya hanya mencantumkan beberapa artikel yang dianggap mewakili Madyapadma.

Saya berterima kasih kepada SMAN 3 Denpasar yang telah mengadakan lomba blog ini. Saya jadi bisa menambah pengalaman dalam berlomba dan juga mengetahui hal-hal yang belum pernah saya ketahui. Saya juga berterima kasih kepada orang tua saya yang terus mendukung saya mengikuti berbagai perlombaan dan semua teman yang telah mendukung saya selama ini. Diantaranya Aditama, Rama dan Guru Pembina saya Pak Nugraha yang terus-menerus membina saya  dengan baik dan memberi dukungan selama ini.

Dibawah ini saya sediakan 1 buah video buah karya anggota Madyapadma yang saya unggah melalui youtube. Selamat menonton


diunggah pada : 30 April 2015 pukul 17: 23 pm

SOSIALISASI PERATURAN DAERAH KOTA DENPASAR NOMOR 7 TAHUN 2013 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK

Dalam rangka melaksanakan amanah UU No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah No. 109 tahun 2012 Pemerintah Kota Denpasar pada awalnya telah menerbitkanPeraturan Walikota Denpasar Nomor 25A Tahun 2010 tentang Kawasan Tanpa Rokok, kemudian disempurnakan dengan terbitnya Perda Kota Denpasar No. 7 Tahun 2013 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).
Agar Perda KTR ini diketahui oleh masyarakat terutama oleh para pimpinan KTR maupun ketua organisasi profesi dan organisasi masyarakat maka perlu dilakukan sosialisasi baik dalam bentuk pertemuan/tatap muka maupun kunjungan ke lokasi KTR.
Dalam pelaksanaanya sangat dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak dalam rangka penerapan sekaligus mempercepat tersosialisasikannya Perda Kota Denpasar No. 7 Tahun 2013 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).
Kegiatan sosialisasi tersebut bertujuan untuk:
1)       Mensosialisasikan Perda Kota Denpasar Nomor 7 Tahun 2013 Tentang Kawasan Tanpa Rokok kepada seluruh kawasan dan masyarakat di Kota Denpasar;
2) Mensosialisasikan tentang penegakkan Perda Kota Denpasar Nomor 7 Tahun 2013 Tentang Kawasan Tanpa Rokok dengan melihat gambaran pada penegakkan Perda Provinsi Bali Nomor 10 Tahun 2011.
Sasarannya adalah Para Pimpinan Kawasan Tanpa Rokok sesuai pada 8 (delapan) kawasan dan Organisasi Profesi serta Organisasi Masyarakat dengan jumlah sasaran sebanyak 850 orang.
Sasaran dan pelaksanaan sosialisasi yaitu meliputi :
1.       Sosialisasi ke 170 orang Pimpinan KTR Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Tempat Kerja Pemkot, Tempat Umum Pasar Tradisional dan Terminal, Angkutan Umum dan Organisasi Profesi dilaksanakan tanggal 13 Agustus 2014 di Kantor Walikota Denpasar.
2.       Sosialisasi ke 185 orang Pimpinan KTR Tempat Ibadah dilaksanakan tanggal 14 Agustus 2014 di Kantor Walikota Denpasar.
3.       Sosialisasi ke 120 orang Pimpinan KTR Tempat Umum Pasar Modern, Hotel dan Restaurant dilaksanakan tanggal 26 dan 29 Agustus 2014 di Kantor Dinas Kesehatan Kota Denpasar.
4.       Sosialisasi ke 375 orang Pimpinan KTR Tempat Proses Belajar Mengajar dilaksanakan tanggal 18 November 2014 di Gedung Sewaka Dharma.
Sebagai narasumber dari kegiatan sosialisasi PERDA KTR ini adalah:
1) Ketua PS IKM UNUD dengan materi Perokok Remaja “Sebuah Ancaman Terhadap Kualitas Generasi Bangsa”;
2) Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dengan materi Perda Kota Denpasar No. 7 Tahun 2013 Tentang KTR”;
3) Satpol PP Provinsi Bali dengan materi “Pengalaman Penegakkan Perda Provinsi Bali No. 10 Tahun 2011 Tentang KTR”.
Dalam rangka sosialisasi, pembinaan dan pengawasan Kawasan Tanpa Rokok dibentuk Tim Pembina dan Pengawas KTR. Adapun sumber dana kegiatan sosialisasi ini berasal dari APBD Kota Denpasar Tahun 2014.

Sumber: http://dinkes.denpasarkota.go.id/index.php/baca-berita/9005/SOSIALISASI-PERATURAN-DAERAH--KOTA-DENPASAR-NOMOR-7-TAHUN-2013--TENTANG-KAWASAN-TANPA-ROKOK-
Diunduh pada tgl 20 April 2015. pk 16.00 WITA